to really knows what oceans is :
you have to see it yourself
you have to hear it and taste it
you have to feel his power
and to really know what ocean is,you have to live it
:)
Bukan Rahasia
hidup memang tak harus di mulai dengan tertawa,ketika kita terlahir ke dunia pun kita sudah menangis.hidup adalah harapan,harapan yang selalu hadir.seperti terbit nya mentari pagi.
Penayangan bulan lalu
Rabu, 08 Juni 2011
Senin, 18 April 2011
apa itu terumbu karang?
Apa itu terumbu karang?
Terumbu karang, mengingatkan kita pada keindahan kehidupan di perairan pantai tropis, yang tersusun atas berbagai hewan dan tumbuhan dengan warna, bentuk dan ukuran yang bervariasi. terumbu karang adalah salah satu ekosistem di permukaan bumi ini yang memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi. Tingginya keanekaragaman jenis di terumbu karang karena tingginya produktivitas primer di daerah tersebut, yaitu dapat mencapai10.000 gr C/m2/yr, bila dibandingkan dengan produktivitas laut lepas hanya berkisar 50-100 gr C/m2/yr. sehingga banyak yang mengatakan kalau suatu wilayah samudra yang kaya itu adalah yang memiliki terumbu. Organisme yang dapat kita temukan di terumbu karang antara lain; Pisces (berbagai jenis ikan), Crustacea (udang, kepiting), Moluska (kerang, keong, cumi-cumi, gurita), Echinodermata (bulu babi, bintang laut, timun laut, lili laut, bintang mengular), Polychaeta (cacing laut), Sponge, Makroalga (Sargasum, Padina, Halimeda) dan terutama hewan karang (Anthozoa). Tapi mungkin banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa makhluk-makhluk ini, yang menyerupai padang rumput diantara batu warna-warni dan berbagai potongan rumput laut, sebenarnya adalah hewan.
Siapa saja kah penyusun dari terumbu karang itu?
Hewan karang atau reef corals (Anthozoa) merupakan penyusun utama terumbu karang (coral reefs), karena mampu membuat "bangunan" dari pengendapan kalsium karbonat (CaCO3). Tidak semua anggota Kelas Anthozoa (Filum Cnidaria) dapat membentuk terumbu, hanya dari kelompok hermatypic coral (ordo Scleractinia), sedangkan yang tidak membentuk karang disebut ahermatypic coral (misalnya: anemon, soft coral, akar bahar). Kelompok hermatypic coral tersebut hidupnya bersimbiosis dengan alga bersel satu zooxanthellae (Symbiodinium microadriaticum) yang berada pada sel di lapisan endodermis. Hasil samping dari proses fotosintesa zooxanthellae adalah endapan kalsium karbonat yang menjadi berbagai bentuk dan struktur yang khas tergantung dari jenis inang (host) hewan karang. Semakin maksimal proses fotosintesa zooxanthellae, maka semakin maksimal pula kalsium karbonat yang dapat diendapkan, berarti semakin cepat proses pertumbuhan hewan karang.
Karang hermatipik, yang umumnya didominasi oleh Ordo Scleractinia, memiliki alga simbion atau zooxanthellae yang hidup di lapisan gastrodermis. Di lapisan ini, zooxanthellae sangat berperan membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi dan oksigen bagi hewan karang melalui proses fotosintesis . Zooxanthellae merupakan istilah umum bagi alga simbion dari kelompok dinoflagellata yang hidup di dalam jaringan hewan lain, termasuk karang, anemon, moluska, dan taksa hewan yang lain.
Hubungan yang erat (simbiosis) antara hewan karang dan zooxanthellae dapat dikategorikan sebagai simbiosis mutualisme, karena hewan karang menyediakan tempat berlindung bagi zooxanthellae dan memasok secara rutin kebutuhan bahan-bahan anorganik yang diperlukan untuk fotosintesis, sedangkan hewan karang diuntungkan dengan tersedianya oksigen dan bahan-bahan organik dari zooxanthellae.
Peran alga simbion (zooxanthellae) dalam menyokong pertumbuhan karang. Koloni karang baru akan berkembang, jika polip karang melakukan perkembangbiakan secara aseksual, budding dan fragmentation. Melalui proses budding, koloni karang berkembang melalui dua cara yaitu intratentacular budding dan extratentacular budding. Intratentacular budding terjadi apabila pertambahan polip berasal dari satu polip yang terbelah menjadi dua, sedangkan extratentacular budding terjadi jika tumbuh satu mulut polip bertentakel pada ruang kosong antara polip satu dan polip lain. Selain itu, koloni baru dapat berkembang dari patahan karang yang terpisah dari koloni induk akibat gelombang atau aksi fisik lain, bila patahan tersebut melekatkan diri pada substrat keras dan tumbuh melalui mekanisme budding.
Mekanisme pembentukan koloni karang melalui proses budding Perkembangan terumbu karang secara umum dikendalikan oleh sejumlah faktor utama yang bekerja dalam skala ruang yang bersifat makro (global), meso (regional), dan mikro (pulau). Ketiga faktor kendali utama tersebut terdiri atas faktor-faktor lingkungan yang dijabarkan sebagai berikut:
· Makro (global) :
1. Paras muka laut
2. Gaya tektonik
· Meso (regional) :
1. Suhu
2. Salinitas
3. Energy gelombang
· Mikro (pulau)
1. Cahaya
2. Nutrient
3. Sedimen
4. Tofografi msa lampau
Faktor apa saja yang mempengaruhi ekosistem terumbu karang?
Faktor-faktor lingkungan yang berperan dalam perkembangan ekosistem terumbu karang Ekosistem terumbu karang dapat berkembang dengan baik apabila kondisi lingkungan perairan mendukung pertumbuhan karang.
· Suhu
Secara global, sebarang terumbu karang dunia dibatasi oleh permukaan laut yang isoterm pada suhu 20 °C, dan tidak ada terumbu karang yang berkembang di bawah suhu 18 °C. Terumbu karang tumbuh dan berkembang optimal pada perairan bersuhu rata-rata tahunan 23-25 °C, dan dapat menoleransi suhu sampai dengan 36-40 °C.
· Salinitas
Terumbu karang hanya dapat hidup di perairan laut dengan salinitas normal 32¬35 ‰. Umumnya terumbu karang tidak berkembang di perairan laut yang mendapat limpasan air tawar teratur dari sungai besar, karena hal itu berarti penurunan salinitas. Contohnya di delta sungai Brantas (Jawa Timur). Di sisi lain, terumbu karang dapat berkembang di wilayah bersalinitas tinggi seperti Teluk Persia yang salinitasnya 42 %.
· Cahaya dan kedalaman
Kedua faktor tersebut berperan penting untuk kelangsungan proses fotosintesis oleh zooxantellae yang terdapat di jaringan karang. Terumbu yang dibangun karang hermatipik dapat hidup di perairan dengan kedalaman maksimal 50-70 meter, dan umumnya berkembang di kedalaman 25 meter atau kurang. Titik kompensasi untuk karang hermatipik berkembang menjadi terumbu adalah pada kedalaman dengan intensitas cahaya 15-20% dari intensitas di permukaan.
· Kecerahan
Faktor ini berhubungan dengan penetrasi cahaya. Kecerahan perairan tinggi berarti penetrasi cahaya yang tinggi dan ideal untuk memicu produktivitas perairan yang tinggi pula.
· Paparan udara (aerial exposure)
Paparan udara terbuka merupakan faktor pembatas karena dapat mematikan jaringan hidup dan alga yang bersimbiosis di dalamnya.
· Gelombang
Gelombang merupakan faktor pembatas karena gelombang yang terlalu besar dapat merusak struktur terumbu karang, contohnya gelombang tsunami. Namun demikian, umumnya terumbu karang lebih berkembang di daerah yang memiliki gelombang besar. Aksi gelombang juga dapat memberikan pasokan air segar, oksigen, plankton, dan membantu menghalangi terjadinya pengendapan pada koloni atau polip karang.
· Arus
Faktor arus dapat berdampak baik atau buruk. Bersifat positif apabila membawa nutrien dan bahan-bahan organik yang diperlukan oleh karang dan zooxanthellae, sedangkan bersifat negatif apabila menyebabkan sedimentasi di perairan terumbu karang dan menutupi permukaan karang sehingga berakibat pada kematian karang.
Pertumbuhan karang dan perkembangan terumbu.
Berdasarkan fungsinya dalam pembentukan terumbu (hermatype-ahermatype) dan ada/tidaknya alga simbion (symbiotic-asymbiotic), maka karang terbagi menjadi empat kelompok berikut:
1. Hermatypes-symbionts. Kelompok ini terdiri dari anggota karang pembangun terumbu yaitu sebagian besar anggota Scleractinia (karang batu), Octocorallia (karang lunak) dan Hydrocorallia.
2. Hermatypes-asymbionts. Kelompok ini merupakan karang dengan pertumbuhan lambat yang dapat membentuk kerangka kapur masif tanpa bantuan zooxanthellae, sehingga mereka mampu untuk hidup di dalam perairan yang tidak ada cahaya. Di antara anggotanya adalah Scleractinia asimbiotik dengan genus Tubastrea dan Dendrophyllia, dan hydro-corals jenis Stylaster rosacea.
3. Ahermatypes-symbionts. Anggota kelompok ini antara lain dari genus Heteropsammia dan Diaseris (Scleractinia: Fungiidae) dan Leptoseris (Agaricidae) yang hidup dalam bentuk polip tunggal kecil atau koloni kecil sehingga tidak termasuk dalam pembangun terumbu. Kelompok ini juga terdiri dari Ordo Alcyonacea dan Gorgonacea yang mempunyai alga simbion namun bukan pembangun kerangka kapur masif (matriks terumbu).
4. Ahermatypes-asymbionts. Anggota kelompok ini antara lain terdiri dari genus Dendrophyllia dan Tubastrea (Ordo Scleractinia) yang mempunyai polip yang kecil. Termasuk juga dalam kelompok ini adalah kerabat karang batu dari Ordo Antipatharia dan Corallimorpha (Subkelas Hexacorallia) dan Subkelas Octocorallia asimbiotik.
1. Hermatypes-symbionts. Kelompok ini terdiri dari anggota karang pembangun terumbu yaitu sebagian besar anggota Scleractinia (karang batu), Octocorallia (karang lunak) dan Hydrocorallia.
2. Hermatypes-asymbionts. Kelompok ini merupakan karang dengan pertumbuhan lambat yang dapat membentuk kerangka kapur masif tanpa bantuan zooxanthellae, sehingga mereka mampu untuk hidup di dalam perairan yang tidak ada cahaya. Di antara anggotanya adalah Scleractinia asimbiotik dengan genus Tubastrea dan Dendrophyllia, dan hydro-corals jenis Stylaster rosacea.
3. Ahermatypes-symbionts. Anggota kelompok ini antara lain dari genus Heteropsammia dan Diaseris (Scleractinia: Fungiidae) dan Leptoseris (Agaricidae) yang hidup dalam bentuk polip tunggal kecil atau koloni kecil sehingga tidak termasuk dalam pembangun terumbu. Kelompok ini juga terdiri dari Ordo Alcyonacea dan Gorgonacea yang mempunyai alga simbion namun bukan pembangun kerangka kapur masif (matriks terumbu).
4. Ahermatypes-asymbionts. Anggota kelompok ini antara lain terdiri dari genus Dendrophyllia dan Tubastrea (Ordo Scleractinia) yang mempunyai polip yang kecil. Termasuk juga dalam kelompok ini adalah kerabat karang batu dari Ordo Antipatharia dan Corallimorpha (Subkelas Hexacorallia) dan Subkelas Octocorallia asimbiotik.
Kamis, 17 Februari 2011
Rabu, 19 Januari 2011
Sebuah cerita dari seorang anak kecil
Kecewa,mungkin itu lah yang dirasakan anak kecil itu.sebut saja dia boby.
Anak kecil yang masih duduk di taman kanak-kanak. Dia sangat menyayangi ibu nya. Apapun yang dia lakukan hanyalah untuk membahagiakan ibu nya. Sebagaimana kita menyayngi ibu kita sendiri. Sampai pada suatu saat IBU GURU di taman kanak-kanak itu menyuruh nya menggambar. Yang dimana gambar itu nanti nya harus di berikan kepada orang yang paling mereka sayangi. Lalu mulailah anak-anak di TK itu menggambar. Sampai pada saat waktu kepulangan mereka dari TK itu.
Boby sangat tidak sabar menunggu ibu nya menjemput. Maklum ibu boby adalah seorang wanita karir,dimana dia adalah tipikal seorang wanita yang sibuk. Sampai waktu yang di tunggu-tunggu tiba setelah boby iri melihat teman-teman yang lain. Dimana teman-temannya yang lain selalu di temani oleh ibunya masing-masing. Ibu nya pun datang lengkap dengan pakaian kantor nya yang rapi bak mentri keuangan sri mulyani.
Dengan seketika boby berlari ke arah ibu nya dan berteriak “ ibu,ibu,boby punya hadiah untuk ibu…” sambil menunjukan hasil gambarnya yaitu, berupa gambar seorang anak dan ibu sedang berjalan di tepi pantai pada saat matahari terbenam. Namun ibu nya hanya berkata “ ayo boby kita harus cepat pulang,ibu ada janji sama orang lain “ tanpa menggubris apa yang telah di bicarakan boby dengan sangat antusias sebelumnya.
Tentu saja boby merasa kecewa,dia hanya berharap ibunya dapat tersenyum atas apa yang telah di gambarnya. Anak kecil polos yang di suruh menggambar sesuatu oleh IBU GURU nya dan gambar itu di tujukan untuk orang yang paling dia sayangi. Memang apa yang di gambar boby tidaklah bagus atau indah. Tapi keindahan dari niat dan apa yang menjadi tujuannya ketika dia mulai menggores kan pensil gambar di atas kertas adalah merupakan hal yang lebih indah bahkan sangat indah dari sebuah gambar itu sendiri.
Boby tidak berharap ibunya dapat senang atas apa yang di lakukan untuk ibu nya. Tapi yang dia harapkan hanyalah sebuah senyuman dari orang yang paling dia sayangi. Hanyalah sebuah SENYUMAN. Terkadang, ketika kita sudah sangat menyayangi seseorang sepenuh hati, senyuman dari orang yang kita sayangi itu dapat membuat kita sangat senang tiada kentara.karena sebuah senyuman yang ikhlas tulus dari hati yang dapat mensejukkan hati.
BERSAMBUNG………….
Anak kecil yang masih duduk di taman kanak-kanak. Dia sangat menyayangi ibu nya. Apapun yang dia lakukan hanyalah untuk membahagiakan ibu nya. Sebagaimana kita menyayngi ibu kita sendiri. Sampai pada suatu saat IBU GURU di taman kanak-kanak itu menyuruh nya menggambar. Yang dimana gambar itu nanti nya harus di berikan kepada orang yang paling mereka sayangi. Lalu mulailah anak-anak di TK itu menggambar. Sampai pada saat waktu kepulangan mereka dari TK itu.
Boby sangat tidak sabar menunggu ibu nya menjemput. Maklum ibu boby adalah seorang wanita karir,dimana dia adalah tipikal seorang wanita yang sibuk. Sampai waktu yang di tunggu-tunggu tiba setelah boby iri melihat teman-teman yang lain. Dimana teman-temannya yang lain selalu di temani oleh ibunya masing-masing. Ibu nya pun datang lengkap dengan pakaian kantor nya yang rapi bak mentri keuangan sri mulyani.
Dengan seketika boby berlari ke arah ibu nya dan berteriak “ ibu,ibu,boby punya hadiah untuk ibu…” sambil menunjukan hasil gambarnya yaitu, berupa gambar seorang anak dan ibu sedang berjalan di tepi pantai pada saat matahari terbenam. Namun ibu nya hanya berkata “ ayo boby kita harus cepat pulang,ibu ada janji sama orang lain “ tanpa menggubris apa yang telah di bicarakan boby dengan sangat antusias sebelumnya.
Tentu saja boby merasa kecewa,dia hanya berharap ibunya dapat tersenyum atas apa yang telah di gambarnya. Anak kecil polos yang di suruh menggambar sesuatu oleh IBU GURU nya dan gambar itu di tujukan untuk orang yang paling dia sayangi. Memang apa yang di gambar boby tidaklah bagus atau indah. Tapi keindahan dari niat dan apa yang menjadi tujuannya ketika dia mulai menggores kan pensil gambar di atas kertas adalah merupakan hal yang lebih indah bahkan sangat indah dari sebuah gambar itu sendiri.
Boby tidak berharap ibunya dapat senang atas apa yang di lakukan untuk ibu nya. Tapi yang dia harapkan hanyalah sebuah senyuman dari orang yang paling dia sayangi. Hanyalah sebuah SENYUMAN. Terkadang, ketika kita sudah sangat menyayangi seseorang sepenuh hati, senyuman dari orang yang kita sayangi itu dapat membuat kita sangat senang tiada kentara.karena sebuah senyuman yang ikhlas tulus dari hati yang dapat mensejukkan hati.
BERSAMBUNG………….
terkadang aura positif memang berpengaruh terhadap perubahan
mungkin posting nya rada telat ni..tapi gak apa lah daripada tidak sama sekali..
Entah ada hubunganya atau tidak..emang itu lah yang dapat terlihat saat saya melihat performa inter Milan pada 4 pertandingan terakhir yang dimana semuanya di menangkan dengan sangat meyakinkan..seperti ketika saat membalikkan keadaan pada saat lawan Catania..
Mungkin aura positif yang di bawa pelatih baru Leonardo emang berpengaruh kepada para pemain yang mengalami krisis kepercayaan diri pada saat masa kepelatihan rafa benitez..bukan maksud membandingkan, tapi emang hasilnya begitu terasa.para pemain terlihat begitu menikmati permainaanya dan bermain lepas tanpa beban.
Semoga keberhasilan ini tidak hanya sampai 4 pertandingan ini saja..semoga terus berlanjut hingga akhir musim dan bahkan musim berikutnya..pertahankan gelar treble mu nerazzuri..
Entah ada hubunganya atau tidak..emang itu lah yang dapat terlihat saat saya melihat performa inter Milan pada 4 pertandingan terakhir yang dimana semuanya di menangkan dengan sangat meyakinkan..seperti ketika saat membalikkan keadaan pada saat lawan Catania..
Mungkin aura positif yang di bawa pelatih baru Leonardo emang berpengaruh kepada para pemain yang mengalami krisis kepercayaan diri pada saat masa kepelatihan rafa benitez..bukan maksud membandingkan, tapi emang hasilnya begitu terasa.para pemain terlihat begitu menikmati permainaanya dan bermain lepas tanpa beban.
Semoga keberhasilan ini tidak hanya sampai 4 pertandingan ini saja..semoga terus berlanjut hingga akhir musim dan bahkan musim berikutnya..pertahankan gelar treble mu nerazzuri..
Jumat, 07 Januari 2011
sukses buat mu leonardo
bagi saya siapapun pelatihnya yang penting dia berdedikasi untuk berjuang d inter milan..forza internazionale..
kemenangan perdana inter milan di tangan arsitek baru leonardo..
semoga terus berlanjut dengan kemenangan yang selanjutnya..
kemenangan 3-1 atas napoly cukup mambangkitkan semangat para pemain juga para interisti untuk menghadapi kompetisi yang masih tersisa stngah musim..
forza il biscione!!!!!!
kemenangan perdana inter milan di tangan arsitek baru leonardo..
semoga terus berlanjut dengan kemenangan yang selanjutnya..
kemenangan 3-1 atas napoly cukup mambangkitkan semangat para pemain juga para interisti untuk menghadapi kompetisi yang masih tersisa stngah musim..
forza il biscione!!!!!!
Jumat, 24 Desember 2010
artikel tentang manfaat rumput laut sebagai bahan pangan
Manfaat rumput laut sebagai bahan pangan
Sekilas Tentang Rumput Laut
Rumput laut adalah salah satu sumberdaya hayati (salah satu sumber daya dapat pulih “renewable resources” yang terdiri atas flora dan fauna) yang terdapat di wilayah pesisir dan laut. Dalam bahasa Inggris, rumput laut diartikan sebagai “Seaweed”. Sumberdaya ini biasanya dapat ditemui di perairan yang berasosiasi dengan keberadaan ekosistem terumbu karang. Rumput laut alam biasanya dapat hidup di atas substrat pasir dan karang mati. Beberapa daerah pantai di bagian selatan Jawa dan pantai barat Sumatera, rumput laut banyak ditemui hidup di atas karang-karang terjal yang melindungi pantai dari deburan ombak.
Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga. Tanaman ini adalah gangang multiseluler golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Seperti layaknya tanaman darat pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae), ganggang hijau (chlorophyceae), ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat (phaeophyceae).
Selain hidup bebas di alam, beberapa jenis rumput laut juga banyak dibudidayakan oleh sebagian masyarakat pesisir Indonesia. Contoh jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan diantaranya adalah Euchema cottonii dan Gracelaria sp.
Kandungan Nutrisi Rumput Laut
Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein, lemak dan serat, rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium dan selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium. Kandungan asam amino, vitamin dan mineral rumput laut mencapai 10 -20 kali lipat dibandingkan dengan tanaman darat.
Manfaat rumput laut secara umum
Manfaat rumput laut berdasarkan penelitian tercatat 22 jenis telah dimanfaatkan sebagai makanan. Diwilayah perairan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Pulau Seram, Bali, Lombok, Kepulauan Riau dan Pulau Seribu diketahui 18 jenis dimanfaatkan sebagai makanan dan 56 jenis sebagai makanan dan obat tradisional oleh masyarakat pesisir.
Dari hasil studi tercatat sebanyak 61 jenis dari 27 rumput laut di Kepulauan Riau, Pantai Lampung, Pulau Jawa, Madura, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan beberapa di Kepulauan Maluku sudah terbiasa dijadikan makanan. Jumlah tersebut didominasi oleh 38 jenis dari 17 ganggang merah, 15 jenis dari 5 ganggang hijau dan 8 jenis dari 5 ganggang cokelat. Dari 21 jenis telah dimanfaatkan sebagai obat.
Indonesia dikenal negara yang subur dan kaya akan sumber daya alam. Sebagai negara dengan luas wilayah laut lebih dari 70 %, salah satu kekayaan alam yang bisa kita manfaatkan adalah sumber hayati. Selain ikan, alternatif hasil laut yang bisa diolah adalah rumput laut.
Rumput laut termasuk dalam anggota alga (tumbuhan memiliki klorofil atau zat hijau daun). Tumbuhan yang hidup diperairan dangkal dan menempel pada karang yang mati ini dibagi kedalam 4 kelas besar, yaitu Rhodophyceae (alga merah), Phaeophyceae (alga cokelat), Chlorophyceae (alga hijau), dan Cyanophyceae (alga biru hijau).
Rumput laut banyak digunakan sebagai bahan baku industri. Contohnya yaitu alga cokelat, yang digunakan untuk bahan baku es krim, pengolahan tekstil, pabrik farmasi, semir sepatu, dan pabrik cat. Alga merah untuk bahan baku industri makanan, farmasi, penyamakan kulit, dan pembuatan bir.
Selain itu, rumput laut dapat juga digunakan sebagai bahan untuk pupuk tanaman, campuran makanan ternak, dan juga bahan baku kosmetika.
Rumput laut diketahui kaya akan nutrisi esensial, seperti enzim, asam nukleat, asam amino, mineral, trace elements, dan vitamin A,B,C,D,E dan K. Karena kandungan gizinya yang tinggi, rumput laut mampu meningkatkan sistem kerja hormonal, limfatik, dan juga saraf. Selain itu, rumput laut juga bisa meningkatkan fungsi pertahanan tubuh, memperbaiki sistem kerja jantung dan peredaran darah, serta sistem pencernaan.
Rumput laut dikenal juga sebagai obat tradisional untuk batuk, asma, bronkhitis, TBC, cacingan, sakit perut, demam, rematik, bahkan dipercaya dapat meningkatkan daya seksual. Kandungan yodiumnya diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit gondok.
Di Cina, rumput laut juga biasa digunakan untuk pengobatan kanker. Tingginya tingkat konsumsi rumput laut mungkin berhubungan dengan rendahnya insiden kanker payudara pada wanita di negara tersebut. Mungkin hal itu disebabkan oleh kandungan klorofil rumput laut yang bersifat antikarsinogenik. Selain itu, karena kandungan vitamin C dan antioksidannya yang dapat melawan radikal bebas.
Semua rumput laut kaya akan kandungan serat yang dapat mencegah kanker usus besar. Serat dapat melancarkan pencernaan dengan membentuk zat seperti gelatin dalam usus halus dan meningkatkan kadar air dalam fases. Konsumsi serat dapat membantu metabolisme lemak sehingga menurunkan kadar kolestrol darah dan gula darah. Rumput laut juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar, dan gangguan pencernaan lainnya.
Rumput laut juga dapat mencegah kanker, Mengkonsumsi rumput laut yang kaya akan kandungan serat, selenium dan seng dapat mereduksi estrogen. Disinyalir level estrogen yang terlalu tinggi dapat mendorong timbulnya kanker. Penelitian yang dilakukan terhadap penderita kanker di Amerika menunjukkan bahwa wanita yang melakukan diet ketat dengan mengkonsumsi serat tinggi dan mengurangi asupan lemak dari daging dan susu mempunyai level estrogen yang rendah. Hal ini didukung oleh hasil penelitian Harvard School of Public Health Amerika telah membuktikan bahwa pola konsumsi wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut dalam menu makannya, menyebabkan wanita premenopause di Jepang mempunyai peluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita Amerika.
Mencegah Penyakit Stroke, Mengkonsumsi rumput laut dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh sehingga dapat mengurangi tekanan darah tinggi pada seseorang.
Mencegah terjadinya penuaan dini dan menjaga kesehatan dan kehalusan kulit : Kandungan vitamin, mineral, asam amino dan enzym dalam rumput laut sangat potensial sebagai anti oksidan yang berperan dalam penyembuhan dan peremajaan kulit. Vitamin A (beta carotene) dan vitamin C bekerja sama dalam memelihara kolagen, sedangkan kandungan protein dari rumput laut penting untuk membentuk jaringan baru pada kulit.
Mencegah Terjadinya Penurunan Kecerdasan, Kandungan iodium pada rumput laut yang sangat tinggi dapat mengatasi defisiensi iodium pada tubuh yang berdampak pada penurunan kecerdasan seseorang.
Sebagai Makanan Diet, Serat pada rumput laut bersifat mengenyangkan dan kandungan karbohidratnya sukar dicerna sehingga akan menyebabkan rasa kenyang lebih lama. Disamping itu, serat pada rumput laut juga dapat membantu memperlancar proses metabolisme lemak sehingga akan mengurangi resiko obesitas, menurunkan kolesterol darah dan gula darah.
Sebagai Anti Oksidan dan Meningkatkan Kekebalan Tubuh : Kandungan klorofil dan vitamin C pada rumput laut (ganggang hijau) berfungsi sebagai anti oksidan sehingga dapat membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang kuat akan dapat menguruangi gejala alergi.
Mencegah Gejala Osteoporosis, Rumput laut mengandung kalsium sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan dengan susu, sehingga rumput laut sangat tepat dikonsumsi untuk mengurangi dan mencegah gejala osteoporosis.
Mencegah Penyakit Gangguan Pencernaan, Rumput laut juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar dan gangguan pencernaan lainnya.
Disamping sebagai bahan makanan bergizi, rumput laut telah banyak digunakan sebagai bahan pembuatan obat-obatan dan suplemen makanan serta difortifikasi ke produk pangan untuk meningkatkan nilai jual produk tersebut. Jenis rumput laut yang banyak digunakan untuk pembuatan obat adalah alga coklat khususnya sargasum dan turbinaria. Pengolahan rumput laut jenis tersebut menghasilkan ekstrak berupa senyawa natrium alginat. Senyawa alginat inilah yang dimanfaatkan dalam pembuatan obat antibakteri, anti tumor, penurunan darah tinggi dan mengatasi gangguan kelenjar.
Pemanfaatan Rumput Laut Secara Umum adalah :
1. Makanan dan susu (Ice cream, yoghurt, waper krim, cokelat susu, pudding instant)
2. Minuman (Minuman ringan, jus buah, bir)
3. Roti
4. Permen
5. Daging ikan dalam kaleng
6. Saus, salad dressing, kecap
7. Makanan diet (Jelly, jam, sirup, puding)
8. Makanan bayi
9. Non pangan (Makanan hewan, makanan ikan, cat, keramik, tekstil, kertas)
10. Farmasi dan kosmetik (Pasta gigi, shampoo, obat tablet, bahan cetak gigi, obat salep)
Manfaat rumput laut sebagai pangan
Seperti yang kita ketahui bahwa rumput laut bukan lah hanya sebuah tumbuhan yang dapat tumbuh di laut. Banyak manfaat dari tumbuhan ini yang secara langsung bahkan mungkin tidak kita sadari. Seperti yang telah sedikit di paparkan di atas mengenai manfaat rumput laut secara umum. Kita mencoba lebih dalam lagi melihat apa saja manfaat rumput laut itu di lihat dari aspek sebagai bahan pangan.
Bahan pembuatan agar-agar, yakni rumput laut, banyak terdapat di laut yang mengelilingi Indonesia. Jenis pangan ini mengandung berbagai unsur gizi dan sifat-sifat yang bisa menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Jadi, bahan pangan ini bisa mencegah terjadinya penyakit jantung, hipertensi, serta diabetes melitus. Dalam bahasa ilmiah, rumput laut (seaweed) dikenal dengan istilah alga atau ganggang. Dilihat dari ukurannya, rumput laut terdiri dari jenis mikroskopik dan makroskopik. Alga makroskopik inilah yang sehari- hari kita kenal sebagai rumput laut.
Berdasar pigmen (zat warna) yang dikandung, alga dikelompokkan atas empat kelas, yaitu Rhodophyceae (ganggang merah), Phaeophyceae (ganggang cokelat), Chlorophyceae (ganggang hijau), dan Cyanophyceae (ganggang hijau-biru). Alga hijau dan alga hijau biru, banyak yang hidup dan berkembang di air tawar. Jenis alga ini tidak mempunyai arti penting sebagai bahan makanan. Sebaliknya, alga cokelat dan alga merah merupakan penghuni laut yang cukup eksklusif dalam kedudukannya sebagai bahan pangan dan nonpangan.
Bila berbicara tentang rumput laut, yang dimaksudkan adalah dari jenis alga cokelat dan alga merah ini. Alga cokelat hidup di perairan yang dingin, alga merah di daerah tropis. Rumput laut merupakan bagian terbesar dari tanaman laut yang memegang peran cukup penting dalam fungsinya sebagai bahan makanan dan obat-obatan. Secara garis besar, rumput laut dibedakan sebagai penghasil agar, karaginan, furcelaran, dan alginat.
Alga cokelat yang sering disebut kelp atau rockweed, merupakan sumber alginat atau algin, yaitu salah satu jenis polisakarida yang terdiri dari unit-unit asam manurat dan asam glukuronat. Sementara itu, alga merah merupakan sumber bagi karaginan, agar-agar, dan furcelaran.
Beberapa jenis rumput laut yang terdapat di Indonesia dan memiliki arti ekonomis penting adalah:
1. Rumput laut penghasil agar-agar (agarophyte), yaitu Gracilaria, Gelidium, Gelidiopsis, dan Hypnea,
2. Rumput laut penghasil karaginan (Carragenophyte), yaitu Eucheuma spinosum, Eucheuma cottonii, Eucheuma striatum,
3. Rumput laut penghasil algin, yaitu Sargasum, Macrocystis, dan Lessonia.
Jenis Eucheuma dan Gracilaria sudah dibudidayakan di Indonesia, terutama di Kepulauan Riau, Lampung, Kepulauan Seribu (Jakarta), Bali, Lombok, Flores, Sumba, dan Sulawesi. Pembudidayaan dilakukan di tempat-tempat yang kondisi arusnya relatif tenang, sehingga produktivitasnya dapat ditingkatkan. Wilayah Indonesia yang 70 persen berupa laut dan terdapat 17.500 pulau, merupakan Negara yang kaya akan rumput laut. Rumput laut segar tidak dapat disimpan lama pada suhu ruang. Oleh karena itu, harus diolah menjadi bentuk rumput laut kering, tepung agar, tepung alginat, atau tepung karaginan. Selama ini ekspor rumput laut ke mancanegara umumnya dilakukan dalam bentuk rumput laut kering. Dengan demikian, sudah saatnya Indonesia mendirikan industri pengolah rumput laut dan mengekspornya dalam bentuk hasil olahan, seperti agar-agar, karaginan, alginat, dan lain-lain.
Sedangkan, ganggang laut atau makro algae adalah tumbuhan purba, yang tidak memiliki akar, daun dan batang sejati. Alga memiliki berbagai bentuk, mulai dari bentuk benang hingga lembaran- lembaran.
Algae dominan yaitu: Dictyosphaeria cavernosa, Udotea occidentalis, Neomeris annulata, Halimeda cylindracea, H. opuntia, H. macroloba, H. micronesica, Laurencia obtusa dan Lithothamnion prolifer. Namun dari spesies tersebut, hanya 2 spesies yang ditemukan melimpah yaitu: Halimeda cylindracea dan Neomeris annulata.
Melihat dari apa yang telah sedikit kita bahas pada halaman-halaman sebelumnya,kita dapat menyimpulkan begitu banyak manfaat dari rumput laut ini. Mulai dari rumput laut dapat berguna bagi kesehatan seperti : sebagai pencegah kanker,mencegah penyakit stroke, menjaga penuaan dini,menjaga kesehatan serta kehalusan kulit,menjaga penurunan kecerdasan otak,sebagai makanan diet,sebagai antioksidan dan sebagai kekebalan tubuh dan lain sebagainya.
Dewasa ini,dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan. Semakin banyak pula juga hal-hal baru yang ditemukan dari manfaat rumput laut itu sendiri. Dari bahan pangan contohnya,selain yang kita ketahui yaitu es rumput laut,nata de coco yang terbuat dari rumput laut. Bahkan saat ini telah ditemukan cara “PEMBUATAN MIE KERING DARI TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG RUMPUT LAUT YANG DIFORTIFIKASI DENGAN KACANG KEDELAI” ini merupakan suatu penemuan yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Dimana sudah banyak beredar nya makanan yang tidak sehat dengan campuran berbagai bahan kimia pada makanan itu sendiri. Dengan adanya mie kering dari tepung terigu dengan tepung rumput laut yang difortifikasi dengan kacang kedelai ini merupakan terobosan baru dalam industri pangan.
Terdapat juga penemuan lain yaitu Tepung ampas rumput laut dari pengolahan agar-agar kertas dapat digunakan sebagai bahan tambahan (fortifikasi) serat dalam pembuatan cookies berkadar serat tinggi atau kaya serat. Pengembangan tepung ampas rumput laut dengan kadar serat yang tinggi ini lebih lanjut dapat difokuskan pada produk makanan untuk diet khusus seperti makanan bagi penderita diabetes atau pengembangan dalam bentuk tablet supplemen.
Mungkin dengan semakin berkembangnya zaman,maka akan tambah berkembang juga penelitian-penelitian dan penemuan-penemuan baru mengenai rumput laut ini yang menurut saya maasih banyak manfaat lain selain dari beberapa yang sudah disebutkan di atas.
Kalau kita melihat dari sisi lain mengenai rumput laut ini. Kita bisa di bilang sangat beruntung karena Indonesia yang 70% kawasan nya adalah laut. Sumber daya yang bisa kita manfaatkan selain ikan salah satunya adalah rumput laut,yang dimana Manfaat rumput laut berdasarkan penelitian tercatat 22 jenis telah dimanfaatkan sebagai makanan. Diwilayah perairan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Pulau Seram, Bali, Lombok, Kepulauan Riau dan Pulau Seribu diketahui 18 jenis dimanfaatkan sebagai makanan dan 56 jenis sebagai makanan dan obat tradisional oleh masyarakat pesisir. Ini merupakan suatu kemajuan yang sangat besar bagi kita.
Seperti yang terjadi pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang mengusulkan kepada pemerintah pusat agar menetapkan komoditas rumput laut sebagai sumber pangan selain beras dan umbi-umbian.
Hal itu karena berdasarkan hasil penelitian terbukti rumput laut mengandung karbohidrat yang dibutuhkan tubuh manusia.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat Thomas Aquino Gatot Rudiyono kepada SH, Rabu (20/10), mengatakan, jika komoditas rumput laut sudah ditetapkan sebagai sumber pangan maka akan ada dana insentif pemerintah bagi program diversifikasi pangan di subsektor budi daya rumput laut para nelayan.
"Implikasinya nelayan yang tinggal di wilayah pulau terpencil dan terdepan dijamin tidak akan mengalami kerawanan pangan di saat cuaca buruk dan ekstrem, karena rumput laut sebagai sumber makanan pokok sangat gampang diperoleh," ujar Gatot
Menurut Gatot, secara teknis budi daya rumput laut jauh lebih mudah dibandingkan tanaman padi penghasil beras dan umbi-umbian. Dalam budi daya rumput laut hanya dibutuhkan tali pengikat dan jaring agar terhindar dari serangan hama binatang penyu.
Berbeda dengan tanaman padi dan umbi-umbian yang membutuhkan pupuk dan perawatan teknis berbasis teknologi, lanjut Gatot, budi daya rumput laut hanya membutuhkan wilayah laut berteluk yang sama sekali tidak membutuhkan pakan.
( Sumber : Sinar Harapan 22 Oktober 2010,hal.13 )
Dengan contoh hal-hal seperti ini,sebenarnya kita bisa sedikit mengubah kehidupan warga di Negara kita Indonesia ini. Mengingat begitu banyaknya warga pesisir yang kehidupannya di bawah kelayakan. Seperti yang di alami oleh para nelayan dll.
Apabila pemerintah bisa berani untuk mengembangkan potensi sumberdaya rumput laut ini. Tidak menutup kemungkinan rumput laut ini bisa menjadi komoditi ekspor terbesar di dunia. karena seperti yang pak Gatot bicarakan bahwa sanya budidaya rumput laut ini lebih murah dan mudah daripada padi dan umbi-umbi an yang membutuhkan pupuk. Sementara pupuk saja masih banyak yang memakai bantuan subsidi dari negara.
Sebenarnya masih banyak cara yang bisa membuat Negara ini bisa lebih berkembang. Bukan hanya dari sektor rumput laut nya saja. Karena mengingat kelautan Indonesia sangatlah luas dan banyak memiliki sumber daya yang melimpah yang bisa menghasilkan keuntungan bagi Negara dan dapat secara langsung dirasakan oleh masyarakat.
Kembali pada masalah awal, pada hakikatnya rumput laut ini memiliki manfaat yang sangat melimpah bagi kehidupan umat manusia. Tergantung bagaimana kita bisa memanfaatkan nya dengan sebaik mungkin. Tentunya untuk kelangsungan kahidupan umat manusia itu sendiri.
Save our nature,save our sea for a better future and for a better human life……..
Sekilas Tentang Rumput Laut
Rumput laut adalah salah satu sumberdaya hayati (salah satu sumber daya dapat pulih “renewable resources” yang terdiri atas flora dan fauna) yang terdapat di wilayah pesisir dan laut. Dalam bahasa Inggris, rumput laut diartikan sebagai “Seaweed”. Sumberdaya ini biasanya dapat ditemui di perairan yang berasosiasi dengan keberadaan ekosistem terumbu karang. Rumput laut alam biasanya dapat hidup di atas substrat pasir dan karang mati. Beberapa daerah pantai di bagian selatan Jawa dan pantai barat Sumatera, rumput laut banyak ditemui hidup di atas karang-karang terjal yang melindungi pantai dari deburan ombak.
Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga. Tanaman ini adalah gangang multiseluler golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Seperti layaknya tanaman darat pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae), ganggang hijau (chlorophyceae), ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat (phaeophyceae).
Selain hidup bebas di alam, beberapa jenis rumput laut juga banyak dibudidayakan oleh sebagian masyarakat pesisir Indonesia. Contoh jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan diantaranya adalah Euchema cottonii dan Gracelaria sp.
Kandungan Nutrisi Rumput Laut
Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap. Secara kimia rumput laut terdiri dari air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain karbohidrat, protein, lemak dan serat, rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium dan selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium. Kandungan asam amino, vitamin dan mineral rumput laut mencapai 10 -20 kali lipat dibandingkan dengan tanaman darat.
Manfaat rumput laut secara umum
Manfaat rumput laut berdasarkan penelitian tercatat 22 jenis telah dimanfaatkan sebagai makanan. Diwilayah perairan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Pulau Seram, Bali, Lombok, Kepulauan Riau dan Pulau Seribu diketahui 18 jenis dimanfaatkan sebagai makanan dan 56 jenis sebagai makanan dan obat tradisional oleh masyarakat pesisir.
Dari hasil studi tercatat sebanyak 61 jenis dari 27 rumput laut di Kepulauan Riau, Pantai Lampung, Pulau Jawa, Madura, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan beberapa di Kepulauan Maluku sudah terbiasa dijadikan makanan. Jumlah tersebut didominasi oleh 38 jenis dari 17 ganggang merah, 15 jenis dari 5 ganggang hijau dan 8 jenis dari 5 ganggang cokelat. Dari 21 jenis telah dimanfaatkan sebagai obat.
Indonesia dikenal negara yang subur dan kaya akan sumber daya alam. Sebagai negara dengan luas wilayah laut lebih dari 70 %, salah satu kekayaan alam yang bisa kita manfaatkan adalah sumber hayati. Selain ikan, alternatif hasil laut yang bisa diolah adalah rumput laut.
Rumput laut termasuk dalam anggota alga (tumbuhan memiliki klorofil atau zat hijau daun). Tumbuhan yang hidup diperairan dangkal dan menempel pada karang yang mati ini dibagi kedalam 4 kelas besar, yaitu Rhodophyceae (alga merah), Phaeophyceae (alga cokelat), Chlorophyceae (alga hijau), dan Cyanophyceae (alga biru hijau).
Rumput laut banyak digunakan sebagai bahan baku industri. Contohnya yaitu alga cokelat, yang digunakan untuk bahan baku es krim, pengolahan tekstil, pabrik farmasi, semir sepatu, dan pabrik cat. Alga merah untuk bahan baku industri makanan, farmasi, penyamakan kulit, dan pembuatan bir.
Selain itu, rumput laut dapat juga digunakan sebagai bahan untuk pupuk tanaman, campuran makanan ternak, dan juga bahan baku kosmetika.
Rumput laut diketahui kaya akan nutrisi esensial, seperti enzim, asam nukleat, asam amino, mineral, trace elements, dan vitamin A,B,C,D,E dan K. Karena kandungan gizinya yang tinggi, rumput laut mampu meningkatkan sistem kerja hormonal, limfatik, dan juga saraf. Selain itu, rumput laut juga bisa meningkatkan fungsi pertahanan tubuh, memperbaiki sistem kerja jantung dan peredaran darah, serta sistem pencernaan.
Rumput laut dikenal juga sebagai obat tradisional untuk batuk, asma, bronkhitis, TBC, cacingan, sakit perut, demam, rematik, bahkan dipercaya dapat meningkatkan daya seksual. Kandungan yodiumnya diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit gondok.
Di Cina, rumput laut juga biasa digunakan untuk pengobatan kanker. Tingginya tingkat konsumsi rumput laut mungkin berhubungan dengan rendahnya insiden kanker payudara pada wanita di negara tersebut. Mungkin hal itu disebabkan oleh kandungan klorofil rumput laut yang bersifat antikarsinogenik. Selain itu, karena kandungan vitamin C dan antioksidannya yang dapat melawan radikal bebas.
Semua rumput laut kaya akan kandungan serat yang dapat mencegah kanker usus besar. Serat dapat melancarkan pencernaan dengan membentuk zat seperti gelatin dalam usus halus dan meningkatkan kadar air dalam fases. Konsumsi serat dapat membantu metabolisme lemak sehingga menurunkan kadar kolestrol darah dan gula darah. Rumput laut juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar, dan gangguan pencernaan lainnya.
Rumput laut juga dapat mencegah kanker, Mengkonsumsi rumput laut yang kaya akan kandungan serat, selenium dan seng dapat mereduksi estrogen. Disinyalir level estrogen yang terlalu tinggi dapat mendorong timbulnya kanker. Penelitian yang dilakukan terhadap penderita kanker di Amerika menunjukkan bahwa wanita yang melakukan diet ketat dengan mengkonsumsi serat tinggi dan mengurangi asupan lemak dari daging dan susu mempunyai level estrogen yang rendah. Hal ini didukung oleh hasil penelitian Harvard School of Public Health Amerika telah membuktikan bahwa pola konsumsi wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut dalam menu makannya, menyebabkan wanita premenopause di Jepang mempunyai peluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita Amerika.
Mencegah Penyakit Stroke, Mengkonsumsi rumput laut dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh sehingga dapat mengurangi tekanan darah tinggi pada seseorang.
Mencegah terjadinya penuaan dini dan menjaga kesehatan dan kehalusan kulit : Kandungan vitamin, mineral, asam amino dan enzym dalam rumput laut sangat potensial sebagai anti oksidan yang berperan dalam penyembuhan dan peremajaan kulit. Vitamin A (beta carotene) dan vitamin C bekerja sama dalam memelihara kolagen, sedangkan kandungan protein dari rumput laut penting untuk membentuk jaringan baru pada kulit.
Mencegah Terjadinya Penurunan Kecerdasan, Kandungan iodium pada rumput laut yang sangat tinggi dapat mengatasi defisiensi iodium pada tubuh yang berdampak pada penurunan kecerdasan seseorang.
Sebagai Makanan Diet, Serat pada rumput laut bersifat mengenyangkan dan kandungan karbohidratnya sukar dicerna sehingga akan menyebabkan rasa kenyang lebih lama. Disamping itu, serat pada rumput laut juga dapat membantu memperlancar proses metabolisme lemak sehingga akan mengurangi resiko obesitas, menurunkan kolesterol darah dan gula darah.
Sebagai Anti Oksidan dan Meningkatkan Kekebalan Tubuh : Kandungan klorofil dan vitamin C pada rumput laut (ganggang hijau) berfungsi sebagai anti oksidan sehingga dapat membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang kuat akan dapat menguruangi gejala alergi.
Mencegah Gejala Osteoporosis, Rumput laut mengandung kalsium sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan dengan susu, sehingga rumput laut sangat tepat dikonsumsi untuk mengurangi dan mencegah gejala osteoporosis.
Mencegah Penyakit Gangguan Pencernaan, Rumput laut juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar dan gangguan pencernaan lainnya.
Disamping sebagai bahan makanan bergizi, rumput laut telah banyak digunakan sebagai bahan pembuatan obat-obatan dan suplemen makanan serta difortifikasi ke produk pangan untuk meningkatkan nilai jual produk tersebut. Jenis rumput laut yang banyak digunakan untuk pembuatan obat adalah alga coklat khususnya sargasum dan turbinaria. Pengolahan rumput laut jenis tersebut menghasilkan ekstrak berupa senyawa natrium alginat. Senyawa alginat inilah yang dimanfaatkan dalam pembuatan obat antibakteri, anti tumor, penurunan darah tinggi dan mengatasi gangguan kelenjar.
Pemanfaatan Rumput Laut Secara Umum adalah :
1. Makanan dan susu (Ice cream, yoghurt, waper krim, cokelat susu, pudding instant)
2. Minuman (Minuman ringan, jus buah, bir)
3. Roti
4. Permen
5. Daging ikan dalam kaleng
6. Saus, salad dressing, kecap
7. Makanan diet (Jelly, jam, sirup, puding)
8. Makanan bayi
9. Non pangan (Makanan hewan, makanan ikan, cat, keramik, tekstil, kertas)
10. Farmasi dan kosmetik (Pasta gigi, shampoo, obat tablet, bahan cetak gigi, obat salep)
Manfaat rumput laut sebagai pangan
Seperti yang kita ketahui bahwa rumput laut bukan lah hanya sebuah tumbuhan yang dapat tumbuh di laut. Banyak manfaat dari tumbuhan ini yang secara langsung bahkan mungkin tidak kita sadari. Seperti yang telah sedikit di paparkan di atas mengenai manfaat rumput laut secara umum. Kita mencoba lebih dalam lagi melihat apa saja manfaat rumput laut itu di lihat dari aspek sebagai bahan pangan.
Bahan pembuatan agar-agar, yakni rumput laut, banyak terdapat di laut yang mengelilingi Indonesia. Jenis pangan ini mengandung berbagai unsur gizi dan sifat-sifat yang bisa menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Jadi, bahan pangan ini bisa mencegah terjadinya penyakit jantung, hipertensi, serta diabetes melitus. Dalam bahasa ilmiah, rumput laut (seaweed) dikenal dengan istilah alga atau ganggang. Dilihat dari ukurannya, rumput laut terdiri dari jenis mikroskopik dan makroskopik. Alga makroskopik inilah yang sehari- hari kita kenal sebagai rumput laut.
Berdasar pigmen (zat warna) yang dikandung, alga dikelompokkan atas empat kelas, yaitu Rhodophyceae (ganggang merah), Phaeophyceae (ganggang cokelat), Chlorophyceae (ganggang hijau), dan Cyanophyceae (ganggang hijau-biru). Alga hijau dan alga hijau biru, banyak yang hidup dan berkembang di air tawar. Jenis alga ini tidak mempunyai arti penting sebagai bahan makanan. Sebaliknya, alga cokelat dan alga merah merupakan penghuni laut yang cukup eksklusif dalam kedudukannya sebagai bahan pangan dan nonpangan.
Bila berbicara tentang rumput laut, yang dimaksudkan adalah dari jenis alga cokelat dan alga merah ini. Alga cokelat hidup di perairan yang dingin, alga merah di daerah tropis. Rumput laut merupakan bagian terbesar dari tanaman laut yang memegang peran cukup penting dalam fungsinya sebagai bahan makanan dan obat-obatan. Secara garis besar, rumput laut dibedakan sebagai penghasil agar, karaginan, furcelaran, dan alginat.
Alga cokelat yang sering disebut kelp atau rockweed, merupakan sumber alginat atau algin, yaitu salah satu jenis polisakarida yang terdiri dari unit-unit asam manurat dan asam glukuronat. Sementara itu, alga merah merupakan sumber bagi karaginan, agar-agar, dan furcelaran.
Beberapa jenis rumput laut yang terdapat di Indonesia dan memiliki arti ekonomis penting adalah:
1. Rumput laut penghasil agar-agar (agarophyte), yaitu Gracilaria, Gelidium, Gelidiopsis, dan Hypnea,
2. Rumput laut penghasil karaginan (Carragenophyte), yaitu Eucheuma spinosum, Eucheuma cottonii, Eucheuma striatum,
3. Rumput laut penghasil algin, yaitu Sargasum, Macrocystis, dan Lessonia.
Jenis Eucheuma dan Gracilaria sudah dibudidayakan di Indonesia, terutama di Kepulauan Riau, Lampung, Kepulauan Seribu (Jakarta), Bali, Lombok, Flores, Sumba, dan Sulawesi. Pembudidayaan dilakukan di tempat-tempat yang kondisi arusnya relatif tenang, sehingga produktivitasnya dapat ditingkatkan. Wilayah Indonesia yang 70 persen berupa laut dan terdapat 17.500 pulau, merupakan Negara yang kaya akan rumput laut. Rumput laut segar tidak dapat disimpan lama pada suhu ruang. Oleh karena itu, harus diolah menjadi bentuk rumput laut kering, tepung agar, tepung alginat, atau tepung karaginan. Selama ini ekspor rumput laut ke mancanegara umumnya dilakukan dalam bentuk rumput laut kering. Dengan demikian, sudah saatnya Indonesia mendirikan industri pengolah rumput laut dan mengekspornya dalam bentuk hasil olahan, seperti agar-agar, karaginan, alginat, dan lain-lain.
Sedangkan, ganggang laut atau makro algae adalah tumbuhan purba, yang tidak memiliki akar, daun dan batang sejati. Alga memiliki berbagai bentuk, mulai dari bentuk benang hingga lembaran- lembaran.
Algae dominan yaitu: Dictyosphaeria cavernosa, Udotea occidentalis, Neomeris annulata, Halimeda cylindracea, H. opuntia, H. macroloba, H. micronesica, Laurencia obtusa dan Lithothamnion prolifer. Namun dari spesies tersebut, hanya 2 spesies yang ditemukan melimpah yaitu: Halimeda cylindracea dan Neomeris annulata.
Melihat dari apa yang telah sedikit kita bahas pada halaman-halaman sebelumnya,kita dapat menyimpulkan begitu banyak manfaat dari rumput laut ini. Mulai dari rumput laut dapat berguna bagi kesehatan seperti : sebagai pencegah kanker,mencegah penyakit stroke, menjaga penuaan dini,menjaga kesehatan serta kehalusan kulit,menjaga penurunan kecerdasan otak,sebagai makanan diet,sebagai antioksidan dan sebagai kekebalan tubuh dan lain sebagainya.
Dewasa ini,dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan. Semakin banyak pula juga hal-hal baru yang ditemukan dari manfaat rumput laut itu sendiri. Dari bahan pangan contohnya,selain yang kita ketahui yaitu es rumput laut,nata de coco yang terbuat dari rumput laut. Bahkan saat ini telah ditemukan cara “PEMBUATAN MIE KERING DARI TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG RUMPUT LAUT YANG DIFORTIFIKASI DENGAN KACANG KEDELAI” ini merupakan suatu penemuan yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Dimana sudah banyak beredar nya makanan yang tidak sehat dengan campuran berbagai bahan kimia pada makanan itu sendiri. Dengan adanya mie kering dari tepung terigu dengan tepung rumput laut yang difortifikasi dengan kacang kedelai ini merupakan terobosan baru dalam industri pangan.
Terdapat juga penemuan lain yaitu Tepung ampas rumput laut dari pengolahan agar-agar kertas dapat digunakan sebagai bahan tambahan (fortifikasi) serat dalam pembuatan cookies berkadar serat tinggi atau kaya serat. Pengembangan tepung ampas rumput laut dengan kadar serat yang tinggi ini lebih lanjut dapat difokuskan pada produk makanan untuk diet khusus seperti makanan bagi penderita diabetes atau pengembangan dalam bentuk tablet supplemen.
Mungkin dengan semakin berkembangnya zaman,maka akan tambah berkembang juga penelitian-penelitian dan penemuan-penemuan baru mengenai rumput laut ini yang menurut saya maasih banyak manfaat lain selain dari beberapa yang sudah disebutkan di atas.
Kalau kita melihat dari sisi lain mengenai rumput laut ini. Kita bisa di bilang sangat beruntung karena Indonesia yang 70% kawasan nya adalah laut. Sumber daya yang bisa kita manfaatkan selain ikan salah satunya adalah rumput laut,yang dimana Manfaat rumput laut berdasarkan penelitian tercatat 22 jenis telah dimanfaatkan sebagai makanan. Diwilayah perairan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Pulau Seram, Bali, Lombok, Kepulauan Riau dan Pulau Seribu diketahui 18 jenis dimanfaatkan sebagai makanan dan 56 jenis sebagai makanan dan obat tradisional oleh masyarakat pesisir. Ini merupakan suatu kemajuan yang sangat besar bagi kita.
Seperti yang terjadi pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang mengusulkan kepada pemerintah pusat agar menetapkan komoditas rumput laut sebagai sumber pangan selain beras dan umbi-umbian.
Hal itu karena berdasarkan hasil penelitian terbukti rumput laut mengandung karbohidrat yang dibutuhkan tubuh manusia.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat Thomas Aquino Gatot Rudiyono kepada SH, Rabu (20/10), mengatakan, jika komoditas rumput laut sudah ditetapkan sebagai sumber pangan maka akan ada dana insentif pemerintah bagi program diversifikasi pangan di subsektor budi daya rumput laut para nelayan.
"Implikasinya nelayan yang tinggal di wilayah pulau terpencil dan terdepan dijamin tidak akan mengalami kerawanan pangan di saat cuaca buruk dan ekstrem, karena rumput laut sebagai sumber makanan pokok sangat gampang diperoleh," ujar Gatot
Menurut Gatot, secara teknis budi daya rumput laut jauh lebih mudah dibandingkan tanaman padi penghasil beras dan umbi-umbian. Dalam budi daya rumput laut hanya dibutuhkan tali pengikat dan jaring agar terhindar dari serangan hama binatang penyu.
Berbeda dengan tanaman padi dan umbi-umbian yang membutuhkan pupuk dan perawatan teknis berbasis teknologi, lanjut Gatot, budi daya rumput laut hanya membutuhkan wilayah laut berteluk yang sama sekali tidak membutuhkan pakan.
( Sumber : Sinar Harapan 22 Oktober 2010,hal.13 )
Dengan contoh hal-hal seperti ini,sebenarnya kita bisa sedikit mengubah kehidupan warga di Negara kita Indonesia ini. Mengingat begitu banyaknya warga pesisir yang kehidupannya di bawah kelayakan. Seperti yang di alami oleh para nelayan dll.
Apabila pemerintah bisa berani untuk mengembangkan potensi sumberdaya rumput laut ini. Tidak menutup kemungkinan rumput laut ini bisa menjadi komoditi ekspor terbesar di dunia. karena seperti yang pak Gatot bicarakan bahwa sanya budidaya rumput laut ini lebih murah dan mudah daripada padi dan umbi-umbi an yang membutuhkan pupuk. Sementara pupuk saja masih banyak yang memakai bantuan subsidi dari negara.
Sebenarnya masih banyak cara yang bisa membuat Negara ini bisa lebih berkembang. Bukan hanya dari sektor rumput laut nya saja. Karena mengingat kelautan Indonesia sangatlah luas dan banyak memiliki sumber daya yang melimpah yang bisa menghasilkan keuntungan bagi Negara dan dapat secara langsung dirasakan oleh masyarakat.
Kembali pada masalah awal, pada hakikatnya rumput laut ini memiliki manfaat yang sangat melimpah bagi kehidupan umat manusia. Tergantung bagaimana kita bisa memanfaatkan nya dengan sebaik mungkin. Tentunya untuk kelangsungan kahidupan umat manusia itu sendiri.
Save our nature,save our sea for a better future and for a better human life……..
Langganan:
Postingan (Atom)