Kita adalah kaum intelektual
( sebuah pengantar )
…….kita mahasiswa tidak buta,sekarang matahari semakin tinggi,lalu akan bertahta juga dipuncak kepala,dan di dalam udara yang panas,kita juga bertanya,kita ini di didik untuk memihak yang mana??,ilmu-ilmu yang diajarkan disini akan menjadi alat pembebasan? Atukah akan menjadi alat penindasan?,kita menuntut jawaban……!!!!!!!!!!!!!!!!....................................
-puisi pertemuan mahasiswa,Rendra 1977-
Jadilah kaum intelektual bukan kuli!!!!!!!!!!!!
Praktik perploncoan dalam ospek yang sering terjadi khusunya yang saya liat di undip,di beberapa jurusan tentunya terlihat seperti penyambutan terhadap maaf sekelompok kuli,di bentak,di caci,bahkan dilecehkan,bukankah itu kebiasaan yang terjadi pada kelompok tersebut? Perilaku yang jauh dari aktifitas intelektual itu sama sekali tidak pantas di terapkan pada calon intelektual.seorang intelaktual lebih menekankan aktifitas berfikir ilmiah,rasional,argumentative.Djojodibroto (2004:20) menjelaskan ciri intelektual,yaitu:
1.berpendidikan tinggi atau mempunyai pengetahuan setingkat dengan pengetahuan yang di berikan kepada lulusan perguruan tinggi.
2.Berminat atau peduli terhadap masalah-masalah yang menyangkut nasib manusia yang berkaitan dengan moral politik.
3.mampu menyatakan hasil pemikirannya,moral dan politik secara lisan maupun tulisan.
Dalam islam kita kenal dengan istilah ulul albab,rausyah fikr.istilah ulul albab disebut 16 kali dalam al-qur’an.menurut al-qur’an ,ulul albab adalah sekelompok manusia tertentu yang diberi keistimewaan oleh allah swt. Diantara keistimewaannya ialah di beri hikmah,kebijaksanaan,dan pengetahuan-disamping pengetahuan yang di peroleh secara empiris : “allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehndakinya. Dan barang siapa yang diberi hikmah ,sungguh telah di beri kebajikan yang banyak.dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali ulul albab”.(QS.2:269). Di sebutkan pula dalam alquran bahwa : “mereka adalah orang yang bisa menganbil pelajaran dari sejarah umat manusia”.(QS.12;111). Di pelajarinya sejarah bangsa,kemudian disimpulkannya satu pelajaran yang bermanfaat,yang dapat dijadikan petunjuk dalam mengambil keputusan di dalam kehidupan ini .:”mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari allah,dan mereka itulah ulul albab….”(QS.3;7)
Ciri-ciri ululalbab adalah :
1.bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu :QS.3;7,QS.3.;190.
2.konsisten dalam pencarian kebenaran dan istiqomah: QS.5;100
3.kritis dalam melihat fenomena :QS.39:18
4.melebur bersama masyarakat untuk menyampaikan kebenaran sehingga ilmu yang dimiliki dapat bermanfaat : QS.14:52
5.Tidak pernah takut kepada siapapun kecuali allah SWT: QS.2;197
Dengan ciri-ciri di atas maka sejatinya intelektual dalam kacamata islam adlah seorang intelektual yang menagbdikan kehidupannya untuk allah,berbeda dengan intelektual yang pada tidak mempunyai landasan teologis yang jelas. Maka saya sebagai orang islam sepakat umtuk menggunakan definisi seorang intelektual adalah manusia yang mensyukuri nikmat berfikir ( akal dan hati ) Yang di berikan allah untuk memahami segala hal demi misi manusia sebagai khalifatullah fil ardh ( melestarikan kehidupan manusia ). Tentu sebagai khilafah,seorang manusia wajib menjalankan prinsip amar ma’ruf nahi munkar,maka intelektual tidak bisa lepas dari berdiam diri dari kemunkaran-kemunkaran yang terjadi di sekelilingnya..
Kawan-kawan tercinta,dengan menjadi mahasiswa kita sudah masuk dalam dunia intelektual,karena dalam dunia kampus yang dikedepankan adalah kemampuan ilmiah,bukan otot atau emosi.maka,selaku mahasiswa kita juga wajib mendapatkan perlakuan sebagai seorang intelektual.sekali lagi intelektual.bukan kuli.
Kawan-kawan yang saya rindukan,mari kita lanjutkan perjuangan kita selama kita aktif berorganisasi masa SMA.jangan lah menjadi mahasiswa yang apatis..yang hanya menjadi kupu-kupu ( kuliah-pulang ) atau kunang-kunang (kuliah-nangkring) tapi jadilah kura-kura ( kuliah-rapat).aktiflah dalam berbagai hal.tentunya dalam hal positif.selama kita bisa membagi waktu dengan baik,kita bisa berdakwah dalam hal apapun dan lewat manapun.kembangkan potensi diri kita,jati diri kita,dan jangan malu dengan almamater kita..”bahwa saya adalah lulusan PESANTREN AMANAH,.” Saya percaya bahwa ankgkatan 7 pesantren amanah ini adalah orang-orang hebat,.di manapun kalian berpijak,dimanapun kalian menuntut ilmu,satu hal yang pasti,jangan lah puas dengan ilmu yang telah kita dapatkan saat ini,,gali terus semua ilmu yang ada,,kejar impian,,kejar cita-cita..aplikasikan ketika kita bermasyarakat..di daerah kos juga kita bermasyarakat kan? Semoga semua perjuangan kita saat ini dan selama ini selalu mendapatkan ridho dan petunjuk dari allah swt…aamiin ya allah ya robbal alamiin..
Nuun walqolami wa maa yasthuruun…
Together we’re invincible
Kita ini kaum intelektual,,,
Hidup mahasiswa….
( Teruntuk sahabat-sahabatku yang aku rindukan dimanapun kalian berada )
terinspirasi dari M Isa Thoriq A,mahasiswa undip biasa,angota IMM ibnu siena.
Tulisan ini adalah upaya argumentative untuk memberikan wacana kritis.tidak berlebihan,bahwa tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan,alias masih banyak kesalahan,untuk itu saya mohon maaf atas segala kekurangan,tanggapan kritikan ilmiah akan sangat saya hargai karena hal itu menunjukan kualitas intelektual kita.terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar